jenis jahe dan manfaatnya

Ini Dia Jenis-Jenis Jahe dan Manfaatnya

Di Indonesia, terdapat 3 jenis jahe yang dibudidayakan dan semuanya itu memiliki khasiat yang sangat luar biasa. Berikut ini adalah 3 jenis jahe dan manfaatnya yang baik untuk kesehatan.

Pada awal-awal pandemi virus corona, keberadaan Jahe ini sangatlah langka dan harganya melonjak naik. Itu karena Jahe pada waktu itu dianggap sebagai obat herbal yang bisa menangkal covid. Ternyata itu memang benar adanya, seperti yang sudah dijelaskan pada Manfaat jahe untuk kesehatan, Jahe ini bisa meningkatan sistem imun dalam tubuh yang tentunya bisa menangkal virus yang akan masuk.

Nah, ada jenis jahe yang sangat mahal dan dianggap paling manjur, yaitu jahe merah. Bukan berarti jenis lainnya tidak bagus, semua jenis ini memiliki manfaatnya masing-masing dan berikut ini adalah Jenis jahe dan manfaatnya yang wajib anda ketahui.

Jenis-Jenis Jahe

Dikutip dari buku “sehat dengan rempah dan bumbu dapur” karya penulis Made Astawan (2016), Tanaman jahe ini terbadi dalam tiga jenis berdasarkan ukuran, bentuk dan warnanya. Perbedaan ini sangat berpengaruh pada rasa dan khasiatnya.

Jahe Merah

Jahe merah
ilustrasi jahe merah (unsplash)

Kenapa jahe jenis ini disebut sebagai jahe merah? karena warna (jahe) rimpangnya itu sekilas terlihat berwarna merah dan ada juga yang menyebutkan bahwa warnanya itu Jingga muda.

Ciri-ciri dari jahe merah ini adalah

  • Tekstur seratnya lebih kasar
  • Rasanya lebih pedas
  • Aromanya juga lebih tajam dari pada jenis lainnya

Masa panen dari tanaman jahe merah ini adalah harus benar-benar tua, Kandungan oleoresin dan minyak atsirinya pada jame merah ini banyak diambil dan diolah ulang untuk campuran bahan pengobatan dan jamu tradisional.

Jahe Putih

jahe gajah
ilustrasi jahe (unsplash)

Jahe putih ini adalah jenis jahe yang paling banyak kita gunakan dan mudah sekali untuk ditemukan dipasar. Jenis jahe putih ini banyak yang menyebutnya juga sebagai jahe kuning besar, jahe gajah dan juga jahe badak.

Ciri-ciri dari jahe putih ini adalah :

  • Rimpang jahenya besar dan terlihat seperti gendut
  • Potongan melintang berwarna putih kekuningan
  • Seratnya lebih sedikit
  • Teksturnya lebih lembut
  • Rasanya tidak terlalu pedas
  • Aromanya kurang tajam

Nah, masa panen untuk jahe putih ini adalah pada saat masih muda dan banyak yang memanfaatkannya untuk campuran olahan bumbu masak (salah satu isi dari klepon).

Jahe Emprit

Jahe emprit
ilustrasi jahe (unsplash)

Jahe putih kecil atau banyak orang menyebutnya sebagai jahe emprit atau jahe sunti. Ciri-ciri dari jahe emprit (jahe putih) ini adalah :

Ada potongan melintang berwarna putih kekuningan
Bentuknya agak pipih
Seratnya lembut
aromanya agak tajam
rasanya lebih pedas dibandingkan jahe putih (jahe gajah).

Masa panen jahe emprit ini jika sudah masuk masa tua. Kenapa rasanya lebih pedas? karena kandungan minyak astiri lebih banyak dibandingkan jahe putih.

Manfaat Jahe

Seperti di artikel sebelumnya, Jahe ini memiliki banyak sekali manfaatnya dan alasan yang paling sering dikonsumsi adalah untuk melegakan tenggorokan, mencegah masuk angin dan juga membantu untuk mengaktifkan sirkulasi darah dalam tubuh. Itulah kenapa sekarang banyak obat minum herbal yang menambahkan Jahe sebagai campurannya.

Tapi, jika ingin yang lebih alami, Anda bisa membuat Wedang jahe dengan cara merebus jahenya dan setelah mendidih bsia dicampurkan dengan madu, perasan jeruk lemon dan bisa juga menambahkan kayu manis agar khasiatnya lebih banyak.

Check Also

Minuman Jahe Untuk Diet Alami Ini Ternyata Banyak Manfaatnya

Selain bisa dibuat minuman jahe untuk diet, ternyata ada manfaat lainnya yang bisa Anda dapatkan. …

manfaat jahe untuk wajah

9 Manfaat Jahe Untuk Wajah dan Cara Penggunaannya

Jahe adalah salah satu tanaman akar rimpang yang sangat bermanfaat dikehidupan kita sehari-hari, entah itu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *